Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2019

3. Teman Lama, Orang Sialan;

Aku lupa lagi nama dia siapa, panggil saja dia Bella, setuju. Bella itu orang keturunan Ambon, entah Flores, apalah itu, yang pasti salah satu dari wilayah daerah itu. Sialan dia itu, bukan karena dia orang timur, bukan, aku bukan orang serasis itu, akupun kan orang minoritas, ya masa masih rasis ke sesama minoritas. Bella adalah orang ter- annoying pertama yang aku kenal, iya, sebenernya dia temen sekelas aku dari kelas satu sd. Iya, aku sebenernya orang pindahan juga, sebelumnya sampai kelas tiga aku masih bersekolah di sd kristen yang masih sangat dekat sekali dengan sd tempat aku bersekolah sekarang, itupun aku pindah karena faktor ekonomi gak memungkinkan untuk terus sekolah di sd swasta kristen yang lumayan mahal spp nya kala itu, makanya waktu naik kelas 4 aku langsung pindah ke sekolah negeri tepat di sebelah sd ku sebelumnya. nah, Bella dan Kath pindah ke sekolahku yang sekarang satu semester lebih telat dari aku waktu pindah ke sd ku yang sekarang, jadi aku udah akr...

2. Rasa Pertama, Sangat Bingung;

Masih terngiang nama panjangnya sampai sekarang, Kathleen Angelina Romanovica, cewek cantik tomboy yang saat itu menjadi orang pindahan ke sekolahku, kelas 4 sd tepatnya. mungkin dia orang blasteran, pikirku dulu. Itu hari pertama dia masuk sd-ku, betul banget, hari pertama. Sialan, dia nembak aku romantis banget, tapi baru tau romantisnya sekarang, waktu perut sudah buncit duapuluhan dan gapunya sama sekali hubungan berpasangan, hanya seorang jomblo ngenes yang bisa berimajinasi ada orang yang sama cantiknya yang mau nembak sekarang. Dia, Kath, naruh kertas yang secara garis besar mungkin to the point- nya ngomong gini "ayo pacaran sama aku, ambil dan jajanin uang dua ribunya kalau kamu nerima aku." Iya, dia ngasih surat berbarengan dengan uang dua ribu yang keitung besar waktu itu buat umuran aku, aku aja dulu cuma dapet gopek uang jajan sehari dari mamahku. Entah kenapa kalau dipikir pikir sekarang salah banget nolak dia dengan uang dua ribu d...

1. Permulaan

Hello, aku Valentino, sedang bekerja, dan melakukan hal biasa biasa saja. pulang kerja makan dan kadang nongkrong dengan teman yang seharusnya dulu jadi pacarku. pergi kerja berkendara dan seharusnya bahagia dengan kiriman chat 'selamat bekerja, semangat sayang.' dari dia. aku memimpikan dunia lalu dimana diriku bisa seharusnya lebih mencintai sekitar. cerita ini dimulai ketika seharusnya aku menerima permintaan berpacaran dari teman sd-ku. ~ Valentino, current emotions ; sedang bergunjing dengan masa depannya nanti.